
Untuk Indonesiaku
“Mengharumkan nama bangsa” itulah salah satu yang harus kita lakukan sebagai generasi penerus Bangsa Indonesia tercinta ini. Kini Indonesia telah mencapai kemerdekaan yang ke 63 tahun. Dari situ kita dapat meneruskan jasa – jasa pahlawan kita dengan turut serta mengharumkan nama bangsa. Berikut ini ada teman – teman kita yang telah turut serta mengharumkan nama bangsa, yaitu :
Pada tahun 1995
Siswa dan siswi Indonesia mempersembahkan kemenangan yang gemilang dalam International Science Olympiads and Their Impact. Lima siswa mampu memperoleh medali perak dan medali perunggu untuk ilmu fisika serta satu orang meraih medali perak untuk ilmu computer.
Pada tahun 2003
Dalam Olimpiade Fisika Antarpelajar Asia, Indonesia juga meraih medali emas dengan urutan pertama. Prestasi lainnya yaitu, International Physics Olympiad (IPHO) di Pohang, Korea ; International Biology Olympiad (IBO) di Brisbane, Australia ; International Chemistry Olympiad (ICHO) di Kiel, Jerman ; International Mathematic Olympiad (IMO) di Athena, Yunani.
Di tahun 2004, Septinus George Saa, siswa SMUN 3 Wamena, Jayapura, berhasil menjadi juara I lomba Internasional Eksperimen Fisika The First Step to Nobel Prize in Physics 2004. Dalam waktu yang hampir bersamaan, tim FE UI berhasil meraih Golden Prize dalam Kompetisi Bisnis Dunia Oreal E-Strat Challenge
Pada tahun 2004 & 2005
Indonesia dibuat bangga oleh 8 dari 12 siswa SLTP yang berkiprah dalam International Junior Science Olympiade (IJSO) . Indonesia pun meraih medali emas. Bahkan , 5 anak Indonesia diantara mereka menempati urutan 5 besar utama. Pada tahun 2005 Juara Dunia Catur Pelajar KU-9 di Yunani atas nama Aston Taminsjah.
Pada tahun 2006, 2007, dan 2008
Prestasi Lain yang diraih Pelajar Indonesia di tingkat Internasional :
Peringkat Pertama Olimpiade Fisika Internasional ke-37 Tahun 2006.
Meraih Gelar The Absolute Winner pada Olimpiade Fisika Internasional ke-37 atas nama Jonathan Pradana Mailoa.
Juara Olimpiade Biologi dan Olimpiade Kimia Tahun 2006
Para pelajar Indonesia berkali-kali mendapat peringkat atas dalam First Step to Nobel Prize.
Pada tahun 2007 Juara Dunia Catur Pelajar KU-15 di Yunani atas nama Farid Firmansyah. Tim Olimpiade Matematika Indonesia meraih satu medali perak dan empat penghargaan honourable mention.
Pada tahun ini (2008) Dengan prestasi yang diraih pelajar Indonesia pada IMO 2008 ini ranking Indonesia di tingkat olimpiade Matematika keseluruhan naik, dari posisi ranking 52 menjadi ranking ke 36 dunia.
Kejuaraan Internasional Olimpiade tahun 2008 yang diselenggarakan di Madrid diikuti 535 peserta dari 97 negara, termasuk enam peserta dari Indonesia, memperebutkan 47 medali emas, 100 medali perak, 120 medali perunggu dan 103 penghargaan honorable mention.
Duta Besar RI di Madrid Slamet S. Mustafa secara khusus mengundang Tim Olimpiade Matematika Indonesia berkunjung ke KBRI Madrid yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional.
NaH! iTu tAdi coNtOh dAri PeRjUanGaN tEmaN – TeMaN KiTa yang UdAh TuRut SerTa MeNghaRuMkAn NaMa bAnGsa kiTa. Semoga dari data – data di atas bisa bikin kita semangat donkz untuk mengharumkan nama bangsa. Oke…!!!